Skip to main content

Konsep Dasar OOP


Fungsi, Prosedur, Method

-Prosedur adalah sebutan untuk fungsi yang tidak mengembalikan nilai. Fungsi ini biasanya ditandai
dengan kata kunci void.

-Fungsi adalah sebutan untuk fungsi yang mengembalikan nilai.

-Method adalah fungsi yang berada di dalam Class. Sebutan ini, biasanya digunakan pada OOP.

Pemrograman Berorientasi Objek

Pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programming (OOP) atau merupakan sebuah paradigma atau teknik pemrograman yang berorientasikan Objek.

OOP memiliki beberapa keuntungan dalam pemrograman, di antaranya:
1. OOP menyediakan struktur modular yang jelas untuk program sehingga OOP sangat bagus digunakan untuk mendefinisikan tipe data abstrak di mana detil implementasinya tersembunyi.

2. OOP akan mempermudah dalam memaintain dan memodifikasi kode yang sudah ada. Objek yang baru dapat dibuat tanpa mengubah kode yang sudah ada.

3. OOP menyediakan framework untuk library kode di mana komponen software yang tersedia dapat dengan mudah diadaptasi dan dimodifikasi oleh programmer. Hal ini sangat berguna untuk mengembangkan GUI (Graphical User Interfaces).

Sedangkan beberapa kelemahan OOP antara lain adalah sebagai berikut:
1. Tidak memperbolehkan implementasi yang kuat pada reuse
2. Properti software tidak terikat dalam satu unit fungsional, sehingga harus
crosscut di antara komponennya.
3. Crosscut tersebut mengakibatkan sulitnya pengembangan dan pemeliharaan.


Ada 2 konsep yang ditawarkan pada konsep OOP, yaitu: 

1. Konsep Kelas

Bentuk atau gambaran umum ciri-ciri dari sebuah objek,
contoh kelas adalah mobil. Kelas mobil memiliki objek
yaitu: Toyota, Suzuki, Honda, dll.

Ketiga objek tersebut memiliki kesamaan atribut. Atribut
yang dapat disebutkan dari ketiga objek tersebut adalah :
harga, mesin, warna, tipe, bobot, dll.

Deklarasi :

public class Class1 {


}

2. Konsep Objek

Bentuk representasi dari sebuah kelas dalam konsep OOP.

Ketika objek diterjemahkan ke dalam konsep OOP, maka
elemen penyusunnya juga terdiri atas 2 bagian, yaitu:

Atribut, merupakan ciri-ciri yang melekat pada suatu
objek (state).

Method, merupakan fungsi-fungsi yang digunakan untuk
melakukan manipulasi sekumpulan nilai yang ada pada
atribut.

Deklarasi sebuah Objek pada Kelas:


namaKelas namaObjek = new namaKelas();


Parameter
Parameter adalah variabel yang menampung nilai
untuk diproses di dalam fungsi. Parameter berperan

sebagai input untuk fungsi.


.


Constructor
Constructor adalah method khusus yang akan
dieksekusi pada saat pembuatan objek (instance).

Biasanya method ini digunakan untuk inisialisasi atau
mempersiapkan data untuk objek.



Keyword This

Digunakan sebagai referensi dari variabel instansi yang
mengacu pada suatu objek.

Selain itu, This juga digunakan sebagai pembeda
antara variabel instansi dengan variabel atribut.
Apabila tidak menggunakan This, maka nilai akan di set
0 atau null pada String.

Selain dari 2 fungsi tersebut, keyword This juga
berfungsi sebagai pemanggil Constructor milik kelas
yang sedang digunakan.

Access Modifier

Access Modifier merupakan pengaturan terhadap
hak akses pada kelas maupun method.





Comments

Popular posts from this blog

Java Event

Event merupakan respon dari program ketika user melakukan tindakan terhadap GUI tertentu dalam aplikasi. Agar komponen GUI yang kita buat dapat menghasilkan event ketika ada interaksi dari user terhadap GUI, seperti menekan tombol, keyboard, menggerakan mouse, dan sebagainya, diperlukan  listener  untuk melakukannya. Dengan adanya listener ini, event yang dihasilkan dari GUI dapat merespon dari suatu interaksi yang ditujukan kepada suatu instruksi program. Untuk dapat menggunakan listener, diperlukan sebuah Class yang terdapat pada  java.awt.event.*; . 1. Elemen-elemen Event Pemahaman mengenai elemen-elemen pada event mutlak diperlukan demi penangan event itu sendiri agar dapat berjalan sesuai instruksi. Berikut elemen-elemen pada event. a. Event Source Event source merupakan pembankit sebuah event. Contoh, klik mouse pada button akan membangkitkan sebuah ActionEvent, button tersebut berfungsi sebagai event sourcenya. b. Event Handler Event handler ...

Jassper Report

Untuk membuat tabel di ireport agar rapi adalah dengan cara menggunakan border pada field karena dengan cara ini hasil tabel yang kita buat di ireport akan menjadi lebih rapi dan mudah, berbeda halnya jika menggunakan kotak pada pallette yang membutuhkan waktu lama membuatnya dan kerumitan menyusun letaknya. Berikut langkah-langkah untuk membuat tabel pada ireport agar rapi : 1. membuat field-field dengan susunan seperti ini. Gambar 2.1 ini adalah static text pada ireport untuk pembuatan kolom header tabel 2. Kemudian blog semua static text, yang telah dibuat kemudian klik kanan lalu pilih show properties, pilih tab border lalu isikan pen width dengan angka 1. lalu pilih semua border. lihat gambar di bawah agar lebih jelas. Gambar 2.2 Mengisi Border field untuk membuat column header CATATAN TAMBAHAN JIKA MENGGUNKAN IREPORT VERSI LAIN blok semua text yang akan dijadikan kolom header pada ireport, kemudian klik kanan lalu pilih padding and border. kemudian isi line w...