Skip to main content

Tipe Data dan Operator

Image result for tipe data dan variabel


Tipe Data merupakan sebuah pendeklarasian yang digunakan untuk menyimpan bilangan atau karakter.

Variabel adalah pengenal yang mewakili suatu nilai tertentu dalam program atau simbol yang digunakan untuk menyimpan sebuah nilai.

Ada beberapa tipe data, yaitu:

     1.)Tipe Data Numerik
.        Merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan bulat, mulai bilangan positif, negatif atau keduanya.
Contoh tipe data numerik: int, long.
Tipe data ini langsung dapat diinialisasi.
Pendeklarasian : <int> <nama_variabel>
Contoh : int angka;

     2.)Tipe Data Karakter.
         Merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan karakter berupa kata(string), karakter.
Contoh tipe data karakter : string, char.
Tipe data ini langsung dapat diinisialisasi. Pendeklarasian sama dengan tipe data numerik

    3.)Tipe Data Primitif.
         Merupakan tipe data yang telah tersedia pada library/file header tertentu, misalnya : int, char, string, dll.
Pendeklarasian: <tipe_data> <nama_variabel>;
Contoh : int nama;
 
    4.)Tipe Data Boolean
        Merupakan bentuk ekspresi dari perbandingan
Tipe data boolean ditulis dengan bool
Tipe data ini hanya bernilai True (1) atau False (0)

Secara default bernilai 1
 
    5.)Tipe Data Modifier
        Merupakan tipe data yang dapat memanipulasi tipe data primitif dalam hal rentang dan ukuran memori yang digunakan.
Macam-macam tipe data modifier:
- Signed : Memungkinkan bilangan yang tersimpan menjadi postif dan negatif.
- Unsigned : Memungkinkan bilangan yang tersimpan menjadi positif saja.
- Short : Untuk mengecilkan jumlah memori yang digunakan.

- Long : Untuk membesarkan memori yang digunakan.


Do’s and Don’ts (Tipe Data dan Variabel)
Do’s
Gunakan nama variabel yang mudah dimengerti.
Nama variabel diawali dengan huruf
Nama variabel case sensitive.
Bijaklah dalam menggunakan tipe data!

Don’ts
Menggunakan spasi pada nama variabel.
Menggunakan simbol (%, $, dll) pada awal nama variabel.


Enumerasi
Digunakan untuk menyatakan suatu data yang telah diketahui  dan jumlahnya tidak banyak.
Contoh penggunaannya: Nama hari, nama bulan, jenis kelamin.
Contoh deklarasi :
 public enum jk{
     laki_laki, perempuan
 }
Contoh pemanggilan :
public static void main(String[] args) {
      System.out.println(jk.laki_laki);
}


Operator
Merupakan simbol-simbol khusus yang digunakan untuk melakukan operasi aritmatika maupun perbandingan.
Beberapa operator yang sering digunakan:
     1.)Assignment Operators
         Berfungsi untuk memberikan nilai pada sebuah variabel.
   Disimbolkan dengan tanda =

   Contoh penggunaan string nama = “Pamuji”;

     2.)Arithmetic Operators
         Digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.
   Disimbolkan dengan * (kali), / (bagi), + (penjumlahan), - (pengurangan).
   Contoh penggunaan:

int hasil;
int angka_1 = 0;
int angka_2 = 3;
hasil = angka_1 + angka_2;

     3.)Compound Assignment
         Berfungsi untuk melakukan modifikasi terhadap nilai dari suatu variabel tanpa harus mendeklarasikan       nilai variabel kedua
   Tabel CA:
 











     4.)Increment atau decrement
         Berfungsi untuk meningkatkan atau mengurangi nilai dalam variabel.
   Biasa digunakan dalam perulangan.
   Pendeklarasian :
   <variabel>++ , <variabel>--  (Post-increment)
   --<variabel> , ++<variabel> (Pre-increment)
 
  Pre-increment akan menambahkan nilai 1 sebelum operasi lain dijalankan, maka Post-increment akan            menambahkan 1 nilai sesudah proses lain dijalankan.
  Contoh : angka++;  artinya = angka + 1

     5.)Relational and Comparation Operators
         Digunakan untuk membandingkan kondisi nilai dari variabel.
   Tabel:

     6.)Logical Operators
         Operator yang digunakan untuk membandingkan 2 nilai variabel atau lebih
 
   Contoh penggunaan :
   ( (5 == 5) && (3 > 6) ) // Hasil = false, karena ( true && false )
   ( (5 == 5) || (3 > 6) ) // Hasil = true, karena ( true || false )





Comments

Popular posts from this blog

Java Event

Event merupakan respon dari program ketika user melakukan tindakan terhadap GUI tertentu dalam aplikasi. Agar komponen GUI yang kita buat dapat menghasilkan event ketika ada interaksi dari user terhadap GUI, seperti menekan tombol, keyboard, menggerakan mouse, dan sebagainya, diperlukan  listener  untuk melakukannya. Dengan adanya listener ini, event yang dihasilkan dari GUI dapat merespon dari suatu interaksi yang ditujukan kepada suatu instruksi program. Untuk dapat menggunakan listener, diperlukan sebuah Class yang terdapat pada  java.awt.event.*; . 1. Elemen-elemen Event Pemahaman mengenai elemen-elemen pada event mutlak diperlukan demi penangan event itu sendiri agar dapat berjalan sesuai instruksi. Berikut elemen-elemen pada event. a. Event Source Event source merupakan pembankit sebuah event. Contoh, klik mouse pada button akan membangkitkan sebuah ActionEvent, button tersebut berfungsi sebagai event sourcenya. b. Event Handler Event handler ...

Java GUI

Pada dasarnya bahasa pemrograman java hanya dikenal dengan  java console  yang dimana program java ini hanya dapat dijalankan pada konsol saja. Kemudian, semakin lama Java semakin berkembang. Hingga terciptanya  Java GUI  (  Graphic User Interface  ). Graphic User Interface (GUI) adalah pemrograman dengan bahasa Java yang dibuat menggunakan aplikasi yang berbasiskan GUI. Tujuannya adalah menambahkan beberapa komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text. Komponen – komponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dll. Tujuannya adalah untuk memudahkan user menggunakan program yang dibuat tersebut. Kalau dilihat pengertian tentang GUI secara umum adalah Interaksi yang dapat dilaksanakan oleh user melalui menu dan icon yang diperlihatkan dalam modus grafik. Contoh implementasi GUI-based shell ini adalah pada sistem operasi Microsoft Windows. Berikut contoh program dengan menggunakan Java GUI : Gambar 1.0 Contoh Java GUI Sebelum membuat sebuah a...

Jassper Report

Untuk membuat tabel di ireport agar rapi adalah dengan cara menggunakan border pada field karena dengan cara ini hasil tabel yang kita buat di ireport akan menjadi lebih rapi dan mudah, berbeda halnya jika menggunakan kotak pada pallette yang membutuhkan waktu lama membuatnya dan kerumitan menyusun letaknya. Berikut langkah-langkah untuk membuat tabel pada ireport agar rapi : 1. membuat field-field dengan susunan seperti ini. Gambar 2.1 ini adalah static text pada ireport untuk pembuatan kolom header tabel 2. Kemudian blog semua static text, yang telah dibuat kemudian klik kanan lalu pilih show properties, pilih tab border lalu isikan pen width dengan angka 1. lalu pilih semua border. lihat gambar di bawah agar lebih jelas. Gambar 2.2 Mengisi Border field untuk membuat column header CATATAN TAMBAHAN JIKA MENGGUNKAN IREPORT VERSI LAIN blok semua text yang akan dijadikan kolom header pada ireport, kemudian klik kanan lalu pilih padding and border. kemudian isi line w...